Pendidikan Lingkungan Hidup
Polusi, penggundulan hutan, hilangnya keanekaragaman hayati, rusaknya lapisan Ozon, pemanasan global semua ini adalah beberapa permasalahan lingkungan yang kita hadapi saat ini. Dari mana mereka timbul … ?
Untuk mendapatkan jawabannya, kita memerlukan pengertian bagaimana kita berinteraksi dengan alam dan lingkungan.
Semua sumber yang diperlukan untuk menopang hidup berasal dari alam. Alam ini menyediakan bahan baku untuk industri, bahan makanan untuk manusia, bahan bakar untuk transportasi dll. Lingkungan sebagai temapt sampah dari kegiatan manusia sehingga alam sebagai sumber dan buangan dari kegiatan mausia.
Sebagai contoh di badan air sebagai tempat hidup mahluk hidup, airnya sebagai irigasi yang diperlukan oleh masyarakat. Mereka juga membuang sisa pupuk dan pestisida dari kegaitan pertanian dan industri
Cara manusia berinteraksi dengan alam dan lingkungan berpengaruh dengan kesehatan dan kesejahteraan manusia sendiri.
Saat ini masalah lingkungan menjadi sangat serius dan perlu segera penangannnya karena pemanfaatan alam yang berlebihan sehingga terjadi perubahan keseimbangan alam.
Semua permasalahan ini berdampak pada kesejahteraan manusia. Beberapa dari masalah lingkungan langsung berdampak pada manusia. Sebagai contoh salah satu dari dampak peningkatan pemanasan global adalah menyebarnya vektor dari penyakit malaria karena konsdisi iklim yang semakin meningkat.
Masalah lingkungan dapat juga berdampak dalam waktu yang cepat dan lama. Sebagai contoh berdampak cepat dari penggundulan hutan berdampak kepada masyarakat dimana mereka tidak dapat lagi dengan mudah mendapatkan bahan bakar kayu dan makanan ternak. Dampak yang memerlukan waktu seperti erosi, kehilangan batas air dll.
Pemecahan permasalahan dan pencegahan satu dari meningkatkan keperluan akan kesadaran dan apresiasi pada hubungan antara lingkungan yang baik dan kesejahteraan manusia .
Dimana pendidikan sangat penting untuk membawa lingkungan dan pembangunan perhatian terhadap keprihatinan masyarakat, memungkinkan mereka memahami hubungan antara keduanya, mendorong mereka untuk mengambil tindakan yang semestinya dan membekali mereka dengan keahlian yang sepantasnya untuk mengambil tindakan yang dibutuhkan – Pendidikan diperlukan untuk semua hal itu.
Pendidikan ini, mengacu sebagai “Education for Sustainable Development” dari perspektif lingkungan hidup yang dibagi sebagai proses yang ditujukan pada pertumbuhan populasi dunia yang sadar dan perhatian terhadap “lingkungan hidup dan keberlanjutannya secara total” dan masalah-masalah terkait di mana memiliki pengetahuan, sikap, komitmen dan keahlian untuk bekerja secara individual dan bersama-sama terhadap pengambilan keputusan dari masalah-masalah yang ada dan pencegahan dari masalah baru.
Salah satu prinsip dari pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, bertindak kepada lingkungan secara total – secara alami dan mengembangkan teknologi dan social (ekonomi, politik, sjarah, moral dan estetika). Konsern ESD tidak hanya dengan alam dan lingkungan tetapi juga dengan ekonomi, social dan kesejahterann manusia.
Dengan pendekatan yang holistic, ESD berpotensi berkontribusi untuk menjaga alam dan lingkungan juga kesejahteraan manusia. ESD mempromosikan pembangunan berkelanjutan.
Chapter 36 of agenda 21 states:
“Education is critical for promoting sustainable development and improving the capacity of people to address environment and development issues… it is critical for achieving environment and ethical awareness, values and attitudes, skills and behaviour consistent with sustainable development and for effective public participation in decision making.”
Pendidikan Lingkungan dan pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan berkelanjutan adalah meningkatkan kemampuan yang diinginkan sebagai tujuan. Dimana pendidikan dan kesadartahuan sebagai alat untuk menfasilitasikan pembangunan berkelanjutan yang akan dipahami secara kritis.
Pendidikan lingkungan mengambil kedudukan yang penting dalam pertemuan forum LSM pada pertemuan tingkat tinggi dunia dimana menghasilkan prinsip –prinsi untuk mengacu ke masa depan dari pendidikan lingkungan :.
• Pendidikan lingkungan terlibat pendekatan secara holistic dan berfokus pada inerdisiplin dalam hubungannnya antara manusia , alam dan jagat raya.
• Pendidikan lingkungan harus menstimulasi solidaritas dan respek hak asasi manusia melibatkan demokrasi dan membuka iklim dari pertukaran budaya.
• Pendidikan lingkungan akan menangani masalah global,yang disebabkan hubungan pendekatan yang sistematik dimana social dan sejarah masalah yang mendasar dalam hubungan pada pengembangan dan lingkungan, seperti populasi, kesehatan, perdamaian, hak asasi manusaia, demokrasi , kelaparan, menurunnya jumlah flora dan fauna harus ada didalamnya.
Category:
0 komentar